nugraha@grapost.com
cerita sukses kevin plank

Kevin Plank

Founder and CEO Under Armour

Berawal dari rasa frustasinya karena pakaian berjenis cotton yang mengurangi mobilitas dan terlalu berat saat melakukan aktifitas olahraga, Kevin Plank mencoba untuk membuat pakaian pribadinya sendiri. Dia memodifikasi pakaian olahraganya mulai dari bahan bakunya agar mampu mengurangi beban saat bergerak sehingga dia dapat bergerak lebih cepat dan ringan. Percibaan demi percobaan dilakukannya hingga akhirnya pada percobaan ke tujuh dia baru menemukan formula yang pas untuk pakaiannya.


Kevin menjelaskan kepada temen-temannya bahwa pakaian modifikasinya sanggup menambah performa saat berolahraga. Dia meminta teman-temannya untuk merekomendasikan pakaiannya kepada olahragawan lain. Pakaiannya pun akhirnya perlahan mulai diminati dan terkenal.


Dia melihat besarnya animo bisnis apparel saat dia melihat masyarakat rela merogoh kocek senilai $25 hanya untuk sebuah pakaian yang menurutny harganya tidak lebih dari $3. Dengan modal $20,000 dia memberanikan diri untuk membuka bisnis pakaiannya dan sempat bangkrut sehingga kembali ke kampungnya untuk hidup bersama ibunya.


Titik balik bisnisnya ketika ada manager dari Atlanta Falcon meminta dirinya untuk membuat pakaian lengan panjang, awalnya dia tidak mengerti cara memproduksi pakaian lengan panjang tetapi dia menerima pesanan tersebut terlebih dahulu. Hal yang sama juga dilakukan ketika dia menerima pesanan dari Arizona State mengenai pakaian musim dingin. Dia selalu menemukan cara-cara baru untuk mempromosikan bisnisnya.


Kini Kevin Plank menjadi salah satu tokoh fenomenal versi majalah Forbes. Di usianya yang baru menginjak 44 tahun, dia memiliki kekayaan senilai $2,4 billion (RP 31,2 triliun)


“You need to put your hands around the throat of your business, and you need to run it. There’s no other way"